Awalnya, mungkin Hugo terlihat terlalu childist dengan
kisah bocah 12 tahun yang setengah mati berusaha memperbaiki robot ayahnya dan
dikejar-kejar penjaga stasiun yang kejam, tapi apa yang terjadi setelah itu
adalah cerita luar biasa. Hugo bisa jadi bukti kecintaan seorang Scorsese
pada dunia film, dalam kasus ini ia sudah dengan luar biasa mengerjakan
pekerjaan rumahnya guna mendedikasikan Hugo buat ilusionis dan juga pionir film Perancis
Georges Méliès yang terkenal dengan karya-karya legendarisnya macam A Trip to the
Moon (1902) dan The Impossible Voyage (1904), apalagi jika
sebelumnya anda pernah melihat klip sebuah roket menghantam bulan yang berwajah
maka secara tidak langsung ada sudah sedikit mengenal Méliès. Bagian ini
menjadi bagian terbaik dari Hugo. Kisah anak-anak diawal seakan-akan lenyap
digantikan dengan kehangatan sejarah tentang lahirnya film dan bagaimana
pertama kali manusia mewujudkan mimpi-mimpi liar mereka yang sanggup membuat
kita turut tersenyum sembari meratapi bahwa tidak terlalu banyak dari kita yang
mau mengingat kembali bagaimana asal muasal keajaiban visual itu bermula. Coba
lihat reaksi para penonton ketika menonton film pertama, Arrival Of A
Train At La Ciotat dari Lumière bersaudara yang juga
menginspirasi Méliès untuk memulai membuat film-film hebat, sungguh tidak ada
tandingannya.
Hugo adalah
debut Scorsese dalam dunia 3D, dan untuk seorang sutradara veteran yang baru
pertama kali menangani teknolgi ini Scorsese sudah mampu menghadirkannya dengan
sangat baik. Gambar-gambarnya terlihat luar biasa dan hebatnya, tidak terkesan
terlalu berlebihan karena semuanya mampu menyatu dengan bagaimana sutradara
berambut putih ini mendirect nya, termasuk pergerakan kamera yang dinamis
dan juga dukungan efek CGI yang menjadikan dunia Hugo begitu
mempesona sama mempesonanya ketika ia menampilkan bagaimana Méliès dalam wujud
Beng Kingsley yang luar biasa itu dan sang istri, Jeanne (Helen McCrory)
membuat film-filmnya dengan penuh semangat dan keceriaan sebelum akhirnya
mereka dilupakan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar